whatsapp image 2026 01 26 at 07.50.45

Nasihat Kepala Sekolah SMAIT Akmala Sabila pada Apel Pagi

whatsapp image 2026 01 26 at 07.50.45

Assalamualaikum wr wb.
Segala puji bagi Allah yang telah mengangkat derajat orang-orang beriman dan berilmu. Sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11:
​يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
​’Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.’
​Anak-anakku yang kucintai, ayat ini adalah janji Allah. Belajarmu hari ini bukan sekadar untuk mengejar nilai di atas kertas, tapi tentang memantaskan diri agar Allah meninggikan derajatmu di dunia dan di akhirat. Setiap lembar buku yang kalian baca, setiap ayat yang kalian hafal, adalah anak tangga menuju kemuliaan itu…”

Menjadi siswa SMAIT bukan sekadar berganti seragam, tapi tentang menempa jiwa. Cintailah Islam sebagai kompas hidupmu, karena tanpanya, kecerdasanmu akan kehilangan arah. Semangatlah belajar bukan hanya untuk mengejar nilai, tapi untuk menjadi jawaban bagi umat. Ingatlah, generasi yang Kuat lahir dari kedisiplinan, Beradab karena ilmu yang berkah, dan Cerdas karena cahaya Al-Qur’an.”

Adik-adikku, masa SMA adalah jembatan menuju masa depan.”
​Jadikan Islam sebagai Identitas: Jangan bangga hanya karena prestasi akademik. Banggalah saat kamu bisa menjaga salat tepat waktu dan berakhlak mulia di mana pun berada. Itulah bukti cinta sejati kepada agama.
​Belajar adalah Ibadah: Lelahnya kamu menghafal ayat, sulitnya kamu memahami rumus matematika, semuanya dicatat sebagai pahala jika niatnya karena Allah.
​Visi Besar: Dunia tidak butuh orang pintar yang sombong. Dunia butuh pemuda Muslim yang Cerdas intelektualnya, namun tetap Beradab dan Kuat mentalnya dalam menghadapi tantangan zaman.

Ilmu itu ibarat cahaya, dan Islam adalah lenteranya. Jika lenteranya pecah, maka cahaya itu akan sirna diterpa angin ujian. Maka, peluklah erat nilai-nilai Islam dalam setiap langkah belajarmu. Jangan biarkan rasa malas memadamkan api perjuanganmu di pesantren ini. Ingat, permata hanya akan berkilau setelah melewati tekanan dan suhu yang tinggi. Begitupun kalian; tempaan hari ini adalah kemuliaan di masa depan.

​”Ilmu tanpa agama itu buta, agama tanpa ilmu itu lumpuh. Jadilah generasi SMAIT yang Kuat, Beradab, dan Cerdas!”
​”Lelah dalam belajar itu sementara, tapi kebodohan karena malas adalah penyesalan selamanya. Semangat mondok, semangat belajar!”
​”Cintai Islam dengan ketaatan, cintai masa depan dengan kesungguhan belajar.”

Anak-anakku yang kucintai karena Allah…
​Ketahuilah bahwa langkah kaki kalian di sekolah dan pesantren ini bukanlah sebuah kebetulan. Allah telah memilih kalian untuk berada di sini, menempa diri menjadi pribadi yang Kuat, menghiasi hati dengan Adab, dan menerangi akal agar menjadi Cerdas.
​Jangan pernah merasa lelah dalam menuntut ilmu, karena setiap peluh dan kantuk yang kalian rasakan adalah saksi di hadapan-Nya kelak. Cintailah Islam bukan hanya sebagai identitas, tapi sebagai napas dalam setiap langkah kalian. Jadilah pemuda yang jika hadirnya dirindukan, jika bicaranya menyejukkan, dan jika karyanya membanggakan umat.
​Ingatlah, orang tua kalian di rumah senantiasa melangitkan doa-doa terbaik di setiap sujud mereka, berharap kalian menjadi amal jariyah yang tak terputus. Maka, jangan kecewakan air mata doa mereka.
​Pulanglah ke asrama dengan tekad yang lebih bulat. Bangunlah besok pagi dengan semangat yang lebih membara. Jadilah kebanggaan Islam, jadilah kebanggaan keluarga.
​Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *